Selamat Datang Di Dunia Pustaka Lama

Di situs ini anda bisa menikmati Wisdjadoel Keren, Wisata Djaman Doeloe yang keren,....
Bisa kita sebut wisdjadoel ini termasuk wisata baca. Dengan menikmati sajian menu pustaka jadul disini anda akan serasa memasuki kembali dunia masa lampau anda, masa kecil, masa nostalgia. Hingga tak terasa anda akan terhanyut dalam alam memori anda yang paling manis, dan mungkin paling berharga . Ini memang tujuan situs ini dalam membangkitkan kenangan kita.
Anda pun bisa memiliki koleksi yang disajikan disini jika memang berhasrat. Barter koleksi juga bisa . Jika memang menginginkannya, maka hubungi saja Sastrogambar, boleh sms, tilpon atau japri mail ke alamat di atas.
Terima kasih atas kunjungannya, selamat menikmati dan meyelam ke masa lampau,...

Lakon Sejarah

9 -7 - 2020
MATARAM KUNO

Teman-teman Pembaca yang Budiman,
Di halaman ini saya akan menceriterakan ulang Lakon-Lakon Sejarah Nusantara.
Mengapa dimulai dari Dinasti Mataram  ?  ya, karena dari dinasti ini dipandang sebagai cikal bakal dinasti atau kerajaan-kerajaan berikutnya yang ada di nusantara ini. Meskipun dari pelajaran sejarah di sekolah-sekolah kita sejak SD kita tahu adanya kerajaan-kerajaan yang lebih tua seperti Kerajaan Srwiwijaya yang diperkirakan pada abad 5 sudah ada, bahkan pada aba 4 raja Kudungga mandirikan kerajaan Kutai di Kalimantan Timur.
Di akhir-akhir ini juga ditemukan situs Batujaya di daerah Karawang - Jawa barat yang diperkirakan dibangun pada bad 5, agak sesuai dengan cerita sejarah kerajaan Tarumanegara yang dipimpin oleh raja Purnawarman.
Selain itu Kerajaan Mataram Kuno atau yang dikenal dengan Dinasti Syailendra paling banyak meninggalkan bukti-bukti sejarah atau keberadaan dinasti itu berupa candi dan prasati , sehingga relatif ceritanya memang lebih bisa dirunut dibanding 3 kerajaan di atas yang sementara ini masih dianggap lebih tua dibanding Mataram Kuno.

Tab. 1 Urutan Raja Mataram 



Kurun Waktu
Nama Raja atau Penguasa
Ibu Kota
Prasasti atau Catatan Bersejarah
Peristiwa
sekitar 650
Santanu
?
Prasasti Sojomerto (sekitar 670—700)
Sebuah keluarga beragama Siwa berbahasa Melayu kuno mulai bermukim di pesisir utara Jawa Tengah, diduga berasal dari Sumatra (?) atau asli dari Jawa tetapi di bawah pengaruh Sriwijaya (raja bawahan)
sekitar 674
Dapunta Selendra
Batang (pantai utara Jawa Tengah)
Prasasti Sojomerto (sekitar 670—700)
Dimulainya wangsa keluarga penguasa, pertama kalinya nama 'Selendra' (Sailendra) disebutkan
674—703
Shima (?)
Kalingga, di antara Pekalongan dan Jepara
Carita Parahyangan, Catatan Tiongkok mengenai kunjungan biksu Hwi-ning di Ho-ling (664) dan pemerintahan Ratu Hsi-mo (674)
Menguasai kerajaan Kalingga
703—710
MandimiƱak (?)
?

710—717
?
Sanna berkuasa di Jawa, tetapi setelah kematiannya kerajaan runtuh dan terpecah-belah akibat pemberontakan atau serangan dari luar
717—760
Mataram, Jawa Tengah
Sanjaya, putra Sannaha, keponakan Sanna memulihkan keamanan, mempersatukan kerajaan dan naik takhta, sejarawan lama menafsirkannya sebagai berdirinya Wangsa Sanjaya, sementara pihak lain menganggap ia sebagai kelanjutan Sailendra
760—775
Mataram, Jawa Tengah
Rakai Panangkaran beralih keyakinan dari memuja Siwa menjadi penganut Buddha Mahayana, pembangunan Candi Kalasan
775—800
Mataram, Jawa Tengah
Prasasti Kelurak (782), Prasasti Ligor B (sekitar 787)
Juga berkuasa di Sriwijaya (Sumatra), membangun Manjusrigrha, memulai membangun Borobudur (sekitar 770), Jawa menyerang dan menaklukan Ligor dan Kamboja Selatan (Chenla) (790)
800—812
Mataram, Jawa Tengah
Prasasti Ligor B (sekitar 787)
Juga berkuasa di Sriwijaya, Kamboja memerdekakan diri (802)
812—833
Samaratungga
Mataram, Jawa Tengah
Juga berkuasa di Sriwijaya, merampungkan Borobudur (825)
833—856
Pramodhawardhani berkuasa mendampingi suaminya Rakai Pikatan
Mamrati, Jawa Tengah
Mengalahkan dan mengusir Balaputradewa yang menyingkir ke Sumatra (Sriwijaya). Membangun Candi Prambanan dan Candi Plaosan. Para raja Medang penerus Pikatan, mulai dari Dyah Lokapala (850—890) hingga Wawa (924—929) dapat dianggap sebagai penerus trah Sailendra, meskipun Dyah Balitung (898—910) dalam Prasasti Mantyasih (907) hanya merunut leluhurnya hingga Sanjaya, akibatnya menumbuhkan teori Wangsa Sanjaya.
833—850
Sriwijaya, Sumatra Selatan
Dikalahkan Pikatan-Pramodhawardhani, terusir dari Jawa Tengah, menyingkir ke Sumatra dan berkuasa di Sriwijaya, mengaku dirinya sebagai pewaris sah wangsa Sailendra dari Jawa, membangun Candi di Nalanda (India)




































































 Gbr. 1 Komplekk candi Gunung Wukir - Prasasti Canggal th 732 M, di Kec. Salam - Magelang
Dipandang sebagai cikal bakal Kerjaan Mataram Kuno


Para pembaca juga bisa ikut sharing untuk melengkapi cerita Lakon  sejarah ini hingga lebih asik. Karena cerita sejarah tentu hanya mengandalkan prasasti-prasasti peninggalan yang ada, hingga tentu saja cerita tidak bisa digambarkan atau ditulis urut, runut dan  peris atau lengkap hingga bisa menggmbarkan keadaan yang sebenarnya atau apa saja yang terjadi  di jaman itu. Karena tentunya hampir semua pemerintahandi negara manapun  di masa lampau tidak  mengabadikan semua peristiwa penting atau keadaan sehari-hari dalam wujud prasastiatau bukti sejarah yang sangat jelas untuk generasi mendatang.

Bersambung ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar